Tampilkan postingan dengan label Sunny. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sunny. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Juni 2014

Try to Deny Chapter 1



Try to Deny


Chapter 1

Author :
Jelly 

Main cast :
Tiffany Hwang
Oh Sehun

Other cast :
Key
Sunny

Genre :
Romance, friendship, school life

Rating :
PG-13

Length :
Chapter

Disclaimer :
Annyeong readers~ Ini FF pertama author. Cerita ini author buat berdasarkan hasil pemikiran author sendiri. Jangan lupa buat ngasih komen ya..J
Don’t copas!

~`Happy reading`~

***

‘Thebeginning wasblack, at theend,whatcould itbewhite?’


At Seoul Senior High School

Author POV
“Huh, kenapa disaat liburan Park songsaenim masih menyuruh muridnya untuk mengumpulkan tugas. Sungguh tidak pengertian,” keluh Tiffany sambil berjalan menuju ruang guru yang ada di lantai dasar. Ia harus mengumpulkan tugas tambahan dari Park songsaenim guru sastra karena nilainya saat ulangan semester 2 kemarin buruk. Setidaknya bukan hanya dia yang mendapat tugas tambahan itu.
Sekarang Tiffany telah duduk di kelas 3. Dan ia berharap tahun ketiga sekaligus tahun terakhir ia di Seoul High School akan berjalan lancar. Saat ini ia hanya seorang diri karena ini masih terlalu pagi dan teman-temannya belum ada yang datang.
Setelah sampai di ruang guru, ternyata ruang guru masih sepi. Ternyata guru dan murid sama saja, batin Tiffany. Tiffany langsung menaruh buku tugasnya di meja Park songsaenim lalu langsung keluar dari sana. Tapi saat Tiffany membuka pintu betapa terkejutnya ia melihat hoobaenya sedang berdiri tepat di depan pintu.
“YAK! Kau mengagetkanku saja,”Tiffany mengelus dadanya sambil menatap sinis hoobaenya itu.
“Ah, sunbae, kau disini. Maaf telah mengagetkanmu,” kata Sehun, hoobaenya dengan ramah.
“Ah, ne. Lain kali jangan muncul tiba-tiba dihadapanku,” kata Tiffany dingin lalu kembali menuju kelasnya begitu saja meninggalkan Sehun sendiri. Sehun hanya melihat kepergian Tiffany sambil tersenyum.

Tiffany POV
“Sepertinya tadi itu pertanda jika hari ini memang benar-benar hari sial untukku. Aish jinjja!” gerutuku sambil berjalan cepat menuju kelas. Setelah masuk kelas ternyata baru dua anak yang datang. Itupun laki-laki semua. Ke mana teman-teman yang lain? Sangat susah jika diajak rajin.
Aku memang suka datang pagi-pagi sekali. Tapi bukan berarti aku termasuk anak yang rajin. Aku suka berangkat pagi-pagi karena jalan besar belum terlalu padat. Aku juga bisa menikmati udara segar pagi hari saat aku berangkat lebih awal. Sekedar untuk menenangkan pikiran.
Sambil menunggu Key dan Sunny datang lebih baik aku tidur sebentar di bangkuku. Park songsaenim tadi malam benar-benar membuat waktu tidurku berkurang.

Author POV
“Hwang Miyoung, palli ireona!” Tiffany terbangun akibat suara aneh yang membangunkannya.
“Yak, Ki Bum jangan berteriak di dekat telingaku. Dan satu lagi, jangan memanggilku dengan nama itu,” gerutu Tiffany yang masih menutup mata.
Wae? Kau juga memanggilku Ki Bum. Ingat, namaku Key. Dan satu lagi, Jung songsaenim sedang menuju kemari,” kata Key sambil berbisik. Mata Tiffany langsung terbuka sempurna, “Mwo?!”